Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bisnis. Tampilkan semua postingan

Rabu, 13 Juni 2012

Akan Dibangun Gedung Tertinggi ke-5 Dunia, Tomy Winata Siapkan Rp 9 Triliun

Posted by Muhammad Rifqi Aziz 22.18, under ,,,, | No comments


 
  Jakarta - Pengusaha Tomy Winata memastikan akan membangun salah satu gedung tertinggi di dunia yang diberi nama Signature Tower di kawasan SCBD. Gedung yang digadang-gadang menjadi gedung tertinggi ke-5 dunia ini akan memakan biaya US$ 1 miliar atau setara Rp 9 triliun.

"Total biaya US$ 1 billion di luar biaya bunga dan tanah," kata Tomy Winata kepada detikFinance, Jumat (6/1/2012).

Berdasarkan sumber Arch Daily, tinggi Signature Tower akan mencapai 638 meter sebelum 2020. Sementara itu sumber www.scbd.com, tercatat gedung yang atapnya mirip nanas ini akan memiliki tingginya 111 lantai ini berada di tengah kawasan SCBD. Gedung ini akan menjadi salah satu bangunan mixed-use berkelas dunia menjadi gedung tertinggi masa yang akan datang di Indonesia.

Gedung itu akan dibangun di lot 6 kawasan SCBD yang kini menjadi tempat automall, butik ponsel dan millenia. Kawasan ini merupakan dikembangkan oleh PT Danayasa Arthatama Tbk

Berdasarkan laporan tahunan 2010, tercatat pemegang saham PT Danayasa Arthatama Tbk, kepemilikan saham Tomy Winata di perusahaan ini hanya 0,001%, kemudian publik 17,58% dan pemegang mayoritas adalah PT Jakarta International Hotels & Development (JIHD) Tbk sebesar 82,4%.

Sementara itu kepemilikan saham Tomy Winata berdasarkan laporan keuangan Maret 2011 di JIHD sebesar 15,87%, Sugianto Kusuma 9,76%, Santoso Gunara 0,40%, pemegang saham Indonesia, masing-masing dibawah 5% dengan total kepemilikan saham 53,32% dan pemegang saham asing dengan masing-masing persentase kurang dari 5% dengan total 20,65%.

PT Danayasa Arthatama Tbk bergerak dalam bidang pembangunan perumahan (real estat), perkantoran, pertokoan dan pusat niaga beserta fasilitasnya penyewaan bangunan-bangunan niaga ,kantor, pertokoan beserta fasilitasnya, penyediaan sarana dan prasarana, pelaksanaan pembangunan, pengusahaan, dan pengembangan kawasan niaga terpadu dan lainnya.



Berikut desain dan awal pembangunannya.















Rencananya, gedung tersebut akan masuk dalam daftar 20 menara tertinggi di 2020. Berikut daftarnya:

1. Kingdom Tower, Jeddah dengan tinggi 1.000 meter.
2. Burj Khalifa, Dubai dengan tinggi 828 meter
3. Ping An Finance Center, Shenzhen dengan tinggi 660 meter
4. Seoul Light DMC Tower dengan tinggi 640 meter
5. Signature Tower Jakarta dengan tinggi 638 meter
6. Shanghai Tower dengan tinggi 632 meter
7. Wuhan Greenland Center dengan tinggi 606 meter
8. Makkah Royal Clock Tower Hotel dengan tinggi 601 meter
9. Goldin Finance, Tianjin dengan tinggi 597 meter
10. Lotte World Tower, Seoul dengan tinggi 555 meter
11. Doha Convention Center and Tower dengan tinggi 551 meter
12. One World Trade Center, New York dengan tinggi 541 meter
13. Chow Tau Fook Guangzhou dengan tinggi 530 meter
14. Chow *** Fook Binhai Center dengan tinggi 530 meter
15. Dalian Greenland Center dengan tinggi 518 meter
16. Pentominimum, Dubai dengan tinggi 516 meter
17. Busan Lotte Town Tower dengan tinggi 510 meter
18. Taipei 101 dengan tinggi 508 meter
19. Kaisa Feng Long Centre dengan tinggi 500 meter
20. Shanghai WFC dengan tinggi 492 meter.


Sebagai catatan, di Jakarta juga sudah lama ada rencana pembangunan Proyek Menara Jakarta di Kemayoran setinggi 558 meter. Sementara itu BUMN Adhi Karya juga berencana membangun gedung setinggi 100 lantai di kawasan Sudirman. Semoga rencananya ini terwujud, agar menaikan citra Indonesia.
(hen/qom)


Waspada, Inilah Lima Tanda Anda Akan Dipecat

Posted by Muhammad Rifqi Aziz 09.17, under ,, | No comments

CNBC | Work + Money

Oleh Daniel Bukszpan, CNBC.com

CNBC.com berbicara dengan ahli sumber daya manusia untuk mencari tahu lima tanda yang membuat Anda harus memperbaharui resume Anda

.

1. Merger
Menurut konsultan karier Cheryl Palmer, proses merger dapat menyebabkan terdapatnya dua bagian pekerjaan dengan tugas yang sama. Ini bisa berarti masalah. "Jika Anda memiliki posisi yang juga terdapat di perusahaan yang melakukan merger, mungkin posisi Anda akan terancam," katanya kepada CNBC.com melalui sebuah email. "Umumnya perusahaan yang melakukan merger akan menghilangkan posisi yang ganda."

2. Tidak naik jabatan
Fred Cooper, dari Compass HR Consulting, berkata kepada CNBC.com bahwa "jika Anda tidak mendapat promosi internal saat kualifikasi Anda (bukan hanya masa kerja dan keadaan fisik) faktanya lebih bagus dari orang yang terpilih," maka Anda sebentar lagi akan angkat koper.

3. Berbagi file
"Salah satu tanda Anda akan dipecat adalah jika Anda diminta untuk berbagi file, dan mengajarkan semua anggota tim mengenai semua pekerjaan yang sedang Anda lakukan," kata Debby Carreau dari Inspired HR kepada CNBC.com. "Jika Anda ditanyakan soal password, daftar klien dan informasi kontak, itu adalah bukti selanjutnya bahwa perusahaan sedang menyiapkan seseorang untuk menggantikan posisi Anda."

4. Proyek "spesial"

Fred Cooper berkata kepada CNBC.com bahwa jika Anda ditugaskan ke sebuah proyek jangka pendek yang hanya sedikit — atau tidak sama sekali — berhubungan dengan pekerjaan yang biasa Anda lakukan, maka Anda memiliki alasan tepat untuk khawatir. "Ketika Anda selesai (melaksanakan proyek itu), mungkin sudah tidak ada lagi pekerjaan untuk Anda," katanya. "Bahkan proyek khusus jangka panjang juga mengandung risiko yang sama."

5. Ada komputer yang bisa menggantikan

Palmer mengatakan, setiap pekerjaan yang dapat dikerjakan mesin merupakan pekerjaan yang berisiko bagi manusia. "Jika pekerjaan yang Anda lakukan bisa dikerjakan oleh mesin ketimbang manusia, maka mungkin Anda harus mencari jenis pekerjaan lainnya," katanya. "Biasanya, hanya tinggal menunggu waktu sebelum perusahaan Anda memutuskan kalau mesin bisa mengerjakan pekerjaan Anda dengan lebih hemat."

Untungnya, terdapat beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk menghindari datangnya surat pemecatan. Menurut Morgan Norman, salah satu pendiri dan CEO dari WorkSimple, "meminta masukan langsung, mendokumentasikan dan mencatat prestasi Anda, berbagi pekerjaan Anda secara sosial, dan membuat portofolio visual dari pencapaian Anda adalah cara untuk membuktikan kepada perusahaan bahwa Anda adalah aset berharga yang tidak pantas dipecat."

Sumber

Jumat, 26 Agustus 2011

Pemerintah Resmikan 18 Proyek Besar

Posted by Muhammad Rifqi Aziz 03.38, under ,, | No comments


 

VIVAnews - Pemerintah sudah meresmikan sejumlah proyek untuk mempercepat program Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang diluncurkan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada Mei lalu.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa, proyek yang sudah diresmikan hingga kuartal kedua tahun ini sebanyak 18 proyek besar.
"Pada kuartal ketiga 2011 sampai akhir 2012 ditargetkan ada sebanyak 49-65 proyek," kata Hatta Rajasa, dalam keterangannya usai rapat koordinasi MP3EI bersama sejumlah menteri di kantornya, Jakarta, Jumat 26 Agustus 2011.

Proyek-proyek tersebut, kata dia, terdiri atas proyek yang dibiayai Badan Usaha Milik Negara, pemerintah, swasta, maupun melalui program kerja sama pemerintah dan swasta atau public private partnership (PPP).

"Bulan ini seharusnya kami akan meresmikan ground breaking (pemasangan tiang pancang) untuk proyek di Kaltim. Namun, kami geser di September," tutur Hatta.

Hatta melanjutkan, pada Oktober, ia akan meresmikan bandara di Lombok. "Sekaligus ground breaking untuk kawasan ekonomi khusus pariwisata di Lombok yang namanya Mandalika," tuturnya.

Dia juga menuturkan, pemerintah akan mengatasi hambatan-hambatan dan regulasi yang menghambat program MP3EI.
"Banyak kemajuan yang kami capai di samping MP3EI tersebut. Selain ground breaking beberapa proyek, kami juga fokus dalam menyelesaikan semua hambatan dan regulasi yang menghambat," kata Hatta. (art)

AYO GABUNG KE HALAMAN FACEBOOK BERITA HOKI  DISINI

Sabtu, 16 April 2011

Jepang Minta Gas, RI Fokus Kebutuhan Domestik

Posted by Muhammad Rifqi Aziz 23.31, under , | No comments


 

VIVAnews - Permintaan pemerintah Jepang agar Indonesia meningkatkan ekspor gas ke Jepang, sehubungan dengan meningkatnya kebutuhan energi paska gempa bumi dan tsunami akan dibahas dalam forum bilateral Indonesia-Japan Economic Partnership Agreement (IJEPA).

Deputi Menko Perekonomian Bidang Industri dan Perdagangan, Eddy Putra Irawadi, mengatakan, untuk saat ini pemerintah belum akan menambah kuota gas ke Jepang dengan pertimbangan utama terkait pasokan domestik.
Dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dijelaskan kebutuhan gas harus mengutamakan pasokan untuk dalam negeri.

"Jadi tidak ada tambahan (gas ke Jepang) karena terikat APBN yang disebutkan bahwa kebutuhan gas dalam negeri harus ditambah. Jadi, kalau ada yang lain-lain, itu melanggar APBN," kata Eddy di Bandung.

Menurut Eddy, hingga saat ini Jepang belum mengetahui berapa tambahan kebutuhan energi di negaranya karena masih melakukan kalkulasi. Namun, dia menjelaskan, bisa saja Indonesia meningkatkan kuota gas ke Jepang bila ada keputusan politik.

"Dia (Jepang) harus menunggu, APBN mau memberi atau tidak," ujarnya.
Sebelumnya, pemerintah Indonesia, menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Darwin Zahedy Saleh, sedang mempertimbangkan untuk membantu pasokan energi gas ke Negeri Matahari Terbit tersebut.

"Mengenai opsi ekspor gas ke Jepang sedang dibahas," ujar akhir Maret.

Sebab bagi Indonesia, dia menambahkan, Jepang adalah mitra dalam hal ekonomi maupun sejarah. "Kami anggap Jepang negara yang penting, karena punya hubungan dengan Indonesia," kata Darwin.

Sementara itu, Direktur Jenderal Minyak dan Gas, Evita H Legowo, mengatakan pemerintah akan memprioritaskan pasokan gas untuk keperluan domestik. Namun, pihaknya juga sedang menghitung berapa besar porsi gas alam yang dapat diekspor ke Jepang bila memungkinkan.

"Keputusannya masih dibicarakan dengan BP Migas, karena untuk domestik sendiri, kami tidak punya infrastruktur memadai," ujarnya, belum lama ini.
• VIVAnews

Blog Ini. Diberdayakan oleh Blogger.

About

Berita Panas, Berita Terbaru, Berita Lama, Berita Unik, Berita Aneh, semuanya ada di sini.